TeksLHO : Pengertian, Ciri, Sifat, Tujuan, Fungsi, Struktur, Kaidah Kebahasaan dan Contoh. Teks LHO atau Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum atau melaporkan sesuatu berupa hasil dari pengamatan (observasi). Teks laporan observasi juga disebut teks klasifikasi karena memuat klasifikasi mengenai jenis-jenis
Setiapjenis teks akan memiliki karakteristik yang berbeda. Untuk teks deskripsi sendiri biasanya terdapat beberapa karakteristik sebagai berikut: Berisi tentang uraian secara rinci suatu objek, tenpat, atau suasana. Teks deskripsi yang baik dibuat dengan melibatkan panca indera sehingga hasil uraiannya pun lengkap dan meliputi penjelasan
kecantikankemudian topik yang sering dibahas dalam media-media feminis, seberapa besar dampaknya citra kecantikan perempuan beragam hadir dalam sebuah media. Posisi pembaca yang ditempatkan daklam berita disampaikan dalam dua cara yaitu pertama suatu teks memunculkan wacana secara bertingkat dengan mengetengahkan kebenaran secara hirarkis
2 Menumbuhkan Rasa Percaya Diri. Topik mengenai menumbuhkan rasa percaya diri ini menarik dan penting untuk dibahas karena bisa memberi informasi dan memberi motivasi kepada mereka yang merasa kurang percaya diri atau tidak percaya diri, terutama saat mereka berhadapan dengan orang banyak. Contohnya dalam sebuah diskusi, presentasi, dan public
TopikMenarik Bahan Artikel Kompasiana (01) 20 Desember 2013 08:47 Diperbarui: 24 Juni 2015 03:43 1604 2 1. +. Lihat foto. Media. Sumber ilustrasi: PIXABAY/Free-photos. Sebagai media warga Kompasiana bisa bertindak sebagai media alternatif dibandingkan dengan media bermerek yang sudah dikenal dan sering dijadikan acuan dalam mendapatkan informasi.
Bidangsosial merupakan salah satu topik yang sering dijadikan contoh teks eksplanasi. Misalnya seperti masalah kemiskinan, sampah, pengangguran dan lain-lain. Mengubah suatu budaya, kebiasaan atau adat itu akan sangat susah jika tidak dilakukan secara berkelanjutan. menurut kamu teks mana yang paling menarik untuk dibahas? Share
1 Dibawah ini merupakan sebuah topik yang paling tepat dijadikan sebagai gambaran dalam membuat teks deskripsi. A. Kamarku, tempat paling indah B. Bencana banjir yang melanda Jakarta C. Ini adalah ruang kamarku D. Peraturan pemerintah tentang pajak 2.
Dibawah ini merupakan sebuah topik yang paling tepat dijadikan sebagai gambaran dalam membuat teks deskripsi adalah A. Keelokan Pulau Raja Ampat B. Malin Kundang yang Durhaka C. Si Kancil dan Kur
Olehkarena itu, diskusi kelompok bisa membantu kita berbicara lebih baik lagi bahkan ketika kita sedang membicarakan topik yang sulit dan sensitif pun. Perlu diingat bahwa diskusi tidak sama dengan debat. Dalam debat, kita menyampaikan argumen kita dan menyanggah argumen teman debat kita. Sedangkan dalam diskusi, kita hanya akan menyampaikan
1) judul adalah nama yang dipakai untuk buku, bab dalam buku, dan lainnya yang digunakan untuk menarik perhatian pembaca sedangkan tema adalah ide pokok suatu cerita maupun bacaan. Perbedaan secara singkat kalau judul itu nama buku sedangkan tema itu ide pokok. 2.) Cara berbahasa,mencari unsur unsur. 3.)
7cLXwN. Halo, mahasiswa tingkat akhir yang mau menggarap skripsi! Gimana, sudah dapat topik dan judul skripsi yang menarik belum? Menentukan topik dan membuat judul skripsi memang agak tricky. Topik yang diangkat dan judul yang dimiliki harus menarik agar bisa tampil menonjol di mata dosen pembimbing, dari lautan topik dan judul lainnya. Kalau nggak menarik, bisa-bisa judul kamu ditolak. Jadi kalau kamu sedang kesulitan menemukan topik dan membuat judul skripsi yang menarik, berikut cara-cara jitu anti galau topik dan judul skripi yang patut kamu coba. 1. Gali minat dan passion kamu di perkuliahan secara spesifik Semua mata kuliah yang kamu pelajari, tuh, ruang lingkupnya masih luas banget, sob. Nggak heran kalau kamu masih kebingungan harus mengangkat topik apa dalam skripsi kamu. Jangan lupa, dalam mencari topik dan judul yang menarik, bukan berarti kamu harus mengesampingkan passion. Hal-hal yang kamu suka bisa saja menjadi pemicu ide kamu dalam menemukan topik dan judul skripsi yang menarik. Misalnya, selama berkuliah, kamu suka banget dengan mata kuliah wajib A. Nah, dari situ kamu sudah bisa mengerucutkan pilihan-pilihan topik yang bisa kamu angkat dan kaji berdasarkan hal-hal yang kamu pelajari di mata kuliah tersebut, sekaligus memfokuskan angle penelitian kamu. Dan karena kamu mengerjakan hal yang kamu senangi, kamu nggak akan merasa tertekan ataupun terbebani selama menyelesaikan skripsi. 2. Tetap update dengan isu-isu terkini Salah satu kunci judul skripsi yang menarik adalah judul dengan isu atau fenomena terkini. Kamu bisa banget, lho, mendapatkan inspirasi topik dan judul skripsi dari berita-berita yang kamu dengar setiap hari. Harus dicatat, kamu nggak terpaku dengan berita yang berat-berat aja, kok. Kamu bisa, lho, mendapatkan judul skripsi yang menarik dari fenomena-fenomena simpel yang belum pernah dikaji dan dijadikan objek penelitian di bidang kamu sebelumnya. Misalnya, fenomena JKT48, kontroversi akun haters, sampai green tea. Hal-hal tersebut bisa aja, lho, jadi kajian menarik untuk skripsi kamu. 3. Ikut seminar / workshop yang berhubungan dengan minat Coba, deh, sempatkan ikut seminar atau workshop yang berhubungan dengan minat kamu. Hal ini bakal sangat membantu kamu, karena seminar atau workshop biasanya membahas tema yang sudah spesifik. Misalnya, kamu adalah mahasiswa jurusan Manajemen Keuangan dan berminat terhadap dunia saham. Nah, coba cari inspirasi skripsi dengan cara datang ke seminar yang membahas soal investasi dalam perusahaan, atau ke online trading workshop dari sekuritas tertentu. 4. Cari referensi dari literatur dan penelitian terdahulu Ketika kamu nggak lagi punya jadwal kuliah yang mengharuskan kamu datang ke kampus, bukan berarti kamu nggak perlu datang ke kampus lagi sama sekali. Justru kamu harus lebih rajin datang ke kampus, untuk nongkrong di perpustakaan. Ngapain? Tentunya untuk membaca-baca jurnal akademik dan skripsi/tesis milik senior yang sekiranya memang sejalan dengan minat dan penelitian yang akan kamu lakukan. Dari sana, kamu bakal mendapatkan latar belakang kuat yang bisa membuat judul skripsi kamu makin menonjol. Eits, jangan lupa, mencari inspirasi bukan berarti memplagiat karya orang lain, ya! 5. Konsultasi dengan dosen pembimbing Setelah sibuk memutar otak dan "kelayapan" mencari ide dan fenomena kesana-kemari, pasti setidaknya kamu sudah punya beberapa calon topik dan judul. Supaya galaunya nggak berkelanjutan, konsultasikan calon-calon topik dan judul yang sudah kamu buat dengan dosen pembimbing. Jangan nggak pede mengajukan judul skripsi ke dosen pembimbing, ya, sob! Jelaskan juga ke beliau tentang latar belakang, objek, dan jenis penelitian kamu sebagai pendukung dan bahan pertimbangan, agar dosen pembimbing makin tertarik dengan penelitian yang akan kamu lakukan. Kalau beliau masih kurang sreg, jangan sungkan untuk meminta koreksi dan masukan. *** Akhir kata, selamat berjuang! sumber gambar
Langkah nyata pertama kamu dalam menyusun skripsi adalah menentukan topik skripsi. Topik berbeda dengan judul. Topik lebih global, sedangkan judul lebih spesifik dan mengandung permasalahan yang lebih jelas serta terarah. Topik inilah yang nantinya akan menentukan tingkat kesulitaan pengerjaan skripsi kamu. Untuk mendapatkan topik yang bakal bikin kamu happy dan enjoy saat mengerjakannya, coba deh ikuti strategi berikut ini Biarkan cinta bicara Widih…ngomong skripsi kok larinya malah ke cinta-cintaan, sih? Lha iya, untuk membuat skripsi dengan enjoy, kamu juga membutuhkan cinta. Pilihlah topik skripsi yang benar-benar diminati agar semangat kamu dalam mengerjakannya seperti api Mrapen, yang gak akan padam dan tetap abadi. Masih langka Sesuatu yang langka selalu menarik perhatian dan mendatangkan penghargaan. Banyak mahasiswa membuat skripsi yang topiknya sudah banyak dibahas oleh kakak-kakak angkatan mereka. Alasannya, yaitu kemudahan dalam mencari referensi. Namun, pilihan ini memiliki kelemahan. Biasanya, dosen penguji sudah menguasai topik tersebut karena sudah sering diangkat oleh mahasiswa sebagai topik skripsi. Akibatnya apa? Kamu akan sangat mudah dijatuhkan dalam sidang. Untuk menghindari risiko seperti ini, kamu sebaiknya memberanikan diri memilih topik yang masih jarang diangkat atau topik yang benar-benar baru dan unik. Tapi, jangan modal nekat doang, ya. Pastikan subjek penelitian dan teori pendukung yang dibutuhkan tersedia. Tetap memijak bumi Sebagian mahasiswa memiliki semangat dan idealisme yang mencakar langit. Bagus tuh! Tapi harus diingat, mengambil topik skripsi yang terlalu rumit dapat menjadi hambatan serius. Sebagai contoh, kamu ingin menciptakan teori baru. Duh, berat bro! Kamu memang harus berupaya sebaik mungkin untuk menghasilkan skripsi yang berkualitas, tapi tetap harus memijak bumi. Sesuaikan saja dengan kualifikasi yang diminta pada jenjang S1. Jika kamu ingin menyusun tugas akhir seperti itu, kamu bisa menyimpannya untuk tesis atau disertasi. Perpustakaan adalah gudang inspirasi Langkah selanjutnya adalah mulailah mengunjungi perpustakaan. Bongkar literatur yang ada di sana. Kamu bisa memulai dari membaca buku-buku yang disukai. Siapa tahu, kamu bisa mendapatkan ide untuk menemukan topik. Kamu juga bisa membaca skripsi para senior. Pikiran kamu akan jauh lebih terbuka untuk menemukan topik skripsi atau menemukan cara pandang baru atas persoalan lama. Lapak buku lama juga gudang inspirasi Tempat-tempat yang menjual buku, majalah, jurnal, atau surat kabar lama juga bisa menjadi tempat yang baik untuk menemukan topik skripsi. Referensi kuno seperti ini sering memuat informasi penting yang memantik ide cemerlang di kepala kamu. Diskusi dengan senior Semasa kuliah, kamu pasti punya senior yang akrab. Nah, mereka sudah melewati proses pembuatan skripsi dengan segala seluk-beluknya, bukan? Coba deh bersilaturahmi, meminta saran, dan berdiskusi. Mereka pasti membantu. Siapa tahu, kamu tercerahkan sehingga mendapat ide topik skripsi yang bagus. Minta bantuan dosen pembimbing Saat mencari topik skripsi, kamu memang belum sampai pada tahap mengajukan judul ke dosen pembimbing. Namun, bukan berarti kamu tidak boleh berkonsultasi dengan mereka. Dosen pembimbing merupakan sosok terbaik untuk memberikan nasihat dan saran tentang skripsi, bahkan sejak kamu baru mulai mencari topik. Jadi, jangan ragu, segan, apalagi takut untuk meminta bantuan dosen pembimbing. Mereka adalah orang tua akademik kamu selama di kampus. Mereka akan membantu kamu untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Melakukan pengamatan Terkadang topik skripsi bisa muncul tiba-tiba di kepala setelah kamu melihat suatu peristiwa. Perilaku orang di mal, kemacetan lalu lintas, fenomena anak jalanan, kejayaan kuliner tradisional, dan sebagainya. Hal tersebut bisa saja mencetuskan ide dan topik skripsi, tergantung pada jurusan kamu. Untuk mendapatkan topik semacam ini, kamu harus rajin mengamati lingkungan dan memikirkan berbagai fenomena di dalamnya. Ternyata, mencari topik skripsi itu tidak sesulit yang dibayangkan, ya. Ayo, cari inspirasimu sekarang juga!
Pengertian Teks DeskripsiSalah satu dari berbagai jenis karangan teks, yaitu Teks Deskripsi, yakni teks deskripsi yang memiliki kriteria menjelaskan suatu objek secara rinci kepada pembaca atau pendengar, agar seolah-olah dapat dilihat atau dirasakan. Menurut Mahsun, 201428, teks deskrpsi adalah teks yang memiliki tujuan social untuk menggambarkan suatu objek atau benda secara individual berdasarkan ciri fisiknya. Teks deskripsi juga merupakan tulisan yang menggambarkan atau melukiskan sesuatu yang akan diungkapkan penulis, sehingga pembaca atau yang mendengar seolah-olah melihat sendiri objek yang telah dibicarakan, meskipun pembaca atau pendengar belum pernah menyaksikan sendiri. Sejalan dengan pengertian tersebut, Suparno dan Yunus, 200846 menjelaskan bahwa kata deskripsi berasal dari bahasa latin, yaitu “describere” yang memiliki arti melakukan penggambaran, melukiskan tentang sesuatu hal. Oleh karena itu, yang dimaksud dengan tulisan karangan deskripsi merupakan suatu bentuk tulisan karangan yang melukiskan tentang sesuatu hal yang sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya, sehingga pembaca dapat melihat, mendengar, mencium, dan merasakan apa saja yang telah dituliskan sesuai dengan citra deskripsi bertujuan menggambarkan atau melukiskan secara rinci dan penggambaran sekonkret mungkin suatu objek atau suasana sehingga pembaca seakan-akan melihat, mendengar, mengalami apa yang dideskripsikan. Menurut Keraf, 198293 menyatakan bahwa deskripsi merupakan sebuah tulisan yang bertalian dengan usaha para penulis untuk memberikan perincian-perincian dari objek yang sedang Teks DeskripsiCiri-ciri karangan deskripsi adalah suatu karangan yang berisi perincianperincian yang jelas tentang suatu objek, dapat menimbulkan pesan dan kesan bagi pembaca, menarik minat, menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, menimbulkan imajinasi dan sensitivitas pembaca, serta membuat si pembaca seolah-olah mengalami langsung objek yang dideskrisikan. Teks deskripsi sendiri memiliki ciri-ciri khas yakniParagraf/karangan deskripsi menggambarkan atau melukiskan yang digambarkan dijelaskan secara sangat jelas dan rinci serta melibatkan kesan pembaca membaca teks deskripsi, maka seolah-olah merasakan langsung apa yang sedang dibahas di dalam atau penjelasan suatu objek yang menjadi topik di tuliskan secara deskripsi menjelaskan ciri-ciri fisik objek, seperti bentuk, ukuran, warna, atau ciri-ciri psikis/keadaan suatu objek dengan yang disampaikan berupa fakta karena membutuhkan itu menurut Rani, 200638 ciri-ciri paragraf deskripsi dibedakan menjadi dua macam, yaitu sebagai kata-kata atau ungkapan yang bersifat deskriptif, seperti rambutnya ikal, hidungnya mancung, dan matanya menggunakan kata-kata yang bersifat evaluative yang terlalu abstrak seperti tinggi sekali, berat badan tidak seimbang, dan matanya Teks DeskripsiDalam pengembangan paragrafnya, teks deskripsi dapat dipilah menjadi tiga, yaitu sebagai deskripsi subjektif yaitu teks deskripsi yang menggambarkan suatu objek berdasarkanatas kesan yang dimiliki oleh penulis teks deskripsi deskripsi spatial yaitu teks yang hanya menggambarkanobjek berupa tempat, benda dan deskripsi objektif yaitu teks deskripsi dengan penggambaran objek sesuai dengan keadaan yang sebenar-benarnya sehingga pembaca bisa membayangkan keadaan tanpa adanya tambahan opini teks deskripsi dapat dipilah menjadi dua macam, yaitu sebagai imajinatif/impresionis yakni paragraf yang melukiskan ruang atau tempat berlangsungnya suatu peristiwa. Pelukisannya harus dilihat dari berbagai segi agar ruang tersebut dapat tergambar dengan jelas dalam pikiran dan persaan faktual/ekspositoris yakni paragraf yang menggambarkan suatu hal atau orang dengan mengungkapkan identitasnya secara apa adanya sehingga pembaca dapat membayangkan keadaan sebenarnya menurut Tukan, 2007.Langkah-Langkah Menyusun Karangan DeskripsiBerikut merupakan langkah-lagkah untuk menyusun karangan deskripsi, yaitu sebagai abjek atau tema yang akan data dengan mengamati objek yang akan disusun ke dalam kerangka data dalam kerangkan karangan menjadi karangan menulis teks deskripsi ada langkah-langkah untuk memudahkan penulis dalam menyusun sebuah teks deskripsi, yaitu sebagai topik yang akan dijadikan sebagai dasar dalam pengamatan terhadap objek yang akan data yang berupa contoh, angka, grafik, gambar maupun statistik untuk pola pengembangan paragraf yang kerangka paragraf yang terdiri dari gagasan dasar an gagasan kerangka menjadi suatu paragraf yang utuh dengan menggunakan kalimat-kalimat yang logis dan padu menurut Sutarni dan Sukardi, 2008. Pemberian judul dilakukan di akhir sebagai tanda bahwa teks deskripsi telas selesai Teks DeskripsiKarangan deskripsi bersumber dari pengindraan secara langsung yang melukiskan rincian sumber pengamatan seolah-olah dapat melihat, mendengar, mencium atau merasakan langsung apa yang diuraiakan sumber pendeskripsian dalam karangan deskripsi dapat dibedakan, sebagai orangDeskripsi orang adalah karangan yang mendeskripsikan tentang seseorang, mulai dari keadaan fisiknya, deskripsi keadaan sekitarnya, deskripsi tentang perwatakannya atau tingkah lakunya dan pendekripsianya tentang keadaan fisikDeskripsi fisik bertujuan memberi gambaran yang sejelas-jelasnya tentang keadaan tubuh seorangdeskripsi ini banyak bersifat keadaan sekitarDeskripsi keadaan sekitar, yaitu penggambaran keadaan yang mengelilingi sang tokoh, misalnya penggambaran tentang aktivitasaktivitas yang dilakukan, pekerjaan atau jabatan, pakaian, tempat kediaman dan kendaraan, yang ikut menggambarkan watak watak atau tingkah perbuatanDeskripsi watak suatu cara penggambaran seseorang tokoh dalam tulisan yang sulit diamati dengan pan2caindera. Misalnya pancaran wajah, pandangan mata, gerak bibir dan gerak tubuh merupakan petunjuk bagi pengarang dalam melukiskan keadaan perasaan seseorang sehingga pembaca seolah-olah telah berhadapan langsung dengan tempatTempat memegang peranan yang sangat penting dalam setiap peristiwa. Tidak ada peristiwa yang terlepas dari lingkungan. Semua kisah akan selalu mempunyai latarbelakang tempat. Jalanya sebuah peristiwa akan lebih menarik jika dikaitkan dengan tempat terjadinya peristiwa Akhadiah, 1997.Struktur Teks DeskripsiStruktur dalam teks deskripsi adalah sebagai karangan setidaknya mengandung tiga aspek yakni relevan, provokatif menarik dan singkat. Judul atau kepala karangan melambangkan tema cerita, yang merupakan intisari atau ringkasan tersirat dari seluruh karangan. Fungsi judul, yaitu sebagai daya penarik minat dan suatu nama yang bersifat promosi merupakan topic besar dan penunjuk nama pengarang.IdentifikasiIdentifikasi yakni penentuan identitas dari seseorang, objek atau benda yakni unsur penyusun dengan sistem pada suatu kelompok sesuai kaidah dan standar yang sudah ditetapkan yakni berisi gambaran-gambahan atau penjelasan tentang suatu objek atau topik yang dibahas dalam yakni penegasan terhadap suatu hal yang dianggap penting. Simpulan ini bisa dicantumkan bisa Teks DeskripsiTujuan teks deskripsi adalah untuk menggambarkan suatu benda, tempat, suasana, atau keadaan. Seperti yang dikemukakan oleh Meimudayanti, 2013. Tujuan utama dari paragraf deskripsi yaitu menciptakan pengaruh panca indra pembaca untuk menghasilkan kesan tertentu berdasarkan pada penalaran dan imajinasinya. Teks deskripsi memiliki tujuan untuk melukiskan atau menggambarkan suatu hal yang berkaitan dengan pengalaman berdasarkan hasil pengamatan pancaindra, seperti bentuknya, suaranya, rasanya, kelakuannya atau gerak geriknya sehingga dapat menciptakan daya khayal pembaca dan seolah-olah sedang merasakan langsung apa yang sedang dibahas dalam teks. Tujuan utama dari paragraf deskripsi yaitu menciptakan pengaruh panca indra pembaca untuk menghasilkan kesan tertentu berdasarkan pada penlaran dan imajinasinya Sutarni dan Sukardi, 2008.